Babe Haikal Hassan Semprot Eko Kuntadhi di ILC Soal Bendera Tauhid





Babe Haikal dan Eko Kuntadhi

Penceramah kondang, Ustaz Haikal Hasan atau yang akrab disapa Babe Haikal memastikan tidak ada buzzer bayaran di kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam Pilpres 2019 lalu.

Ustadz Haikal Hassan Menyemprot Eko Kuntadhi yeng merupakan buzzer Jokowi paling radikal.


Di ILC Ustadz Haikal membawa kertas yang sudah di Print dan menunjukkan ke para pemirsa dan juga Eko Kunthadi yang merupakan Buzzer Jokowi yag juga turut hadir di malam tadi.

Ustadz Haikal membawa print out tulisan Eko "Ini Bendera HTI, Bukan Bendera Tauhid, Tauhid Ndak Ada Benderanya" Kata Ustadz Haikal.

"Ini bukan mencerahkan publik Eko, ini mencelakai Publik, hadisnya ada Bang Eko" tegas Babe Haikal.

"Saran Saya bang Eko kalau bukan tokoh Agama, jangan bawa-bawa agama, nanti akan dipermalukan" lanjut Babe.


Penegasan itu disampaikan Babe Haikal sebagai pendukung Prabowo-Sandi untuk menjawab tudingan keberadaan buzzer Kertanegara.

Menurutnya, buzzer bayaran tidak diperbolehkan dalam Islam. Atas alasan itu, kubu 02 tidak pernah mengeluarkan uang untuk menyewa buzzer selama pilpres lalu.

“Saya bersumpah demi Allah, buzzer bayaran itu dalam Islam hukumnya haram,” tegasnya dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) bertajuk “Siapa yang Bermain Buzzer?” yang disiarkan TV One, Selasa (8/10).

Ustaz nyentrik ini menegaskan bahwa ormas Muhammadiyah juga telah mengeluarkan fatwa haram mengenai keberadaan buzzer bayaran tersebut.

Selama pilpres lalu, pendukung Prabowo-Sandi selalu berpegang tiga prinsip sebelum menyebar informasi. Pertama, memastikan terlebih dahulu kebenaran informasi tersebut.

“Kedua, bermanfaat nggak? Kalau benar dan bermanfaat belum juga langsung disebar,” tegasnya.

Proses ketiga, informasi tersebut tidak boleh menyakiti hati orang lain. Jika ketiga unsur tersebut terpenuhi, maka informasi bisa disebar.

“Kami pegang tiga prinsip ini,” pungkasnya.

Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "Babe Haikal Hassan Semprot Eko Kuntadhi di ILC Soal Bendera Tauhid"