Jejak Digital Cuitan Mahfud MD, Kafir Bukan Hanya Beda Agama, Tapi Juga Melanggar Hukum/Koruptor





Jejak Digital Cuitan Mahfud MD, Kafir Bukan Hanya Beda Agama

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam)  Mahfud Md berpesan agar masjid-masjid dan pengajian di kantor pemerintahan tak membangun pertentangan dan permusuhan.

“Masjid dan pengajian di kantor-kantor itu untuk membangun persaudaraan dan kesejukan. Tidak boleh mengadu domba, tidak boleh bersifat takfiri,” ujar Mahfud di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jumat 25 Oktober 2019.


Takfiri atau sifat seorang muslim yang menganggap orang lain yang berbedaan pandangan sebagai musuh, atau kafir.

Pernyataan Mahfud MD terkait tidak boleh takfiri di dalam masjid ramai diperbincangkan oleh warganet.

Misalnya Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu memberikan komentar,

Baca juga: Koruptor 'Kafir' ? Tanggapan Cuitan Prof. Mahfud MD 2014

"Ampuuunnnn.
Artinya kita tdk boleh baca lagi surat Al Qafirun di Mesjid ?", tulisnya di akun @msaid_didu.

Cuitan lama Mahfud MD soal kafir

Tak hanya itu, netizen juga kembali mengungkit jejak digital Mahfud MD soal makna kafir dalam Islam.

"Mnrt Islam, kafir itu bkn hanya beda agama. Kafir itu ingkar thd kebenaran. Yg suka melanggar hukum/koruptor jg bs disebut kafir (ingkar).
πŸ‘†

πŸ‘‡
Kutipan Mahfud MD
@mohmahfudmd
 di akun twitternya
Pukul 6.42 AM. 13 desember 2014

.
.
.
Tolong kasih komentar yg manis dan cakep ✌️"
"Mnrt Islam, kafir itu bkn hanya beda agama. Kafir itu ingkar thd kebenaran. Yg suka melanggar hukum/koruptor jg bs disebut kafir (ingkar)." Tulis Mahfud MD pada cuitan lamanya tahun 2014.



Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "Jejak Digital Cuitan Mahfud MD, Kafir Bukan Hanya Beda Agama, Tapi Juga Melanggar Hukum/Koruptor"