Sejarah Akhirnya Mencatat Kader Banser Tersangka Korupsi





Imam Nahrawi Kader Banser Tersangka Korupsi

Oleh : Nasrudin Joha 

Jum jumareka, Jum jumareka, arenama Jeng Jeng. Jum jumareka, Jum jumareka, arenama Jeng Jeng. Majengjeng He mereketehe, he mereketehe.

Dahulu Imam Nahrawi bangga, kader Ansor, Kader Banser ada yang jadi menteri. Namun hari ini terbukti, akhirhya juga ada kader Banser yang jadi tersangka korupsi.


Kalau sebelumnya, Banser cukup sakti. Pemuda Muhammadiyah, ketuanya diperiksa polisi berkali-kali karena terlibat menggunakan anggaran kemenpora yang dituduh korupsi. Namun Banser yang menggunakan anggaran lebih besar, steril dari pemeriksaan polisi.

Di suatu tempat, ada kabar sayu-sayu anggota Banser korupsi anggaran bibit jagung. Namun sayang, sejarah tidak mencatatnya. Ditempat yang lain, anggota Banser menggarap istri orang, begitu juga sejarah luput mencatatnya.

Sampai-sampai peristiwa penting, dimana anggota Banser ada yang  pura-pura mati karena terlilit utang, sejarah lagi-lagi abai mencatatnya. Padahal, ini peristiwa penting dan sangat langka.

Namun, tetiba beberapa tahun yang lalu Imam Nahrawi begitu bangga dirinya menjadi menteri. Bahkan, ia menggambarkan dengan ungkapan 'sejarah mencatat kader Ansor, kader Banser ada yang jadi menteri'.'

Dan hari ini, saya memohon kepada sejarah, agar Pak sejarah juga mencatat ada kader Banser yang jadi maling, jadi tersangka korupsi. Ini penting, agar tinta sejarah dapat menuliskan fakta secara adil, tidak perlu ditutup-tutupi.

Tidak saja dicatat sebagai sejarah, peristiwa ini juga penting untuk dijadikan mata ajar 'sejarah korupsi di Indonesia' agar anak cucu kelak dapat memetik hikmah, betapa rusaknya bangsa ini karena korupsi. Agar kelak, segenap anak bangsa dapat mengenang Imam Nahrawi sebagai tersangka korupsi.

Perlu juga, dibuat komik berseri yang menggambarkan kehidupan Nahrawi, sejak mendaftar Banser, ikut pelatihan Banser, dikukuhkan menjadi Banser, hingga menjadi menteri dan akhirnya tercatat sebagai tersangka korupsi. Ini penting, agar anak sejak dini paham urut-urutan bagaimana seseorang bermutan menjadi koruptor.

Mungkin, perlu juga dibuat hymne perpisahan dengan korupsi, mengambil latar kisah haru Nahrawi saat berpamitan dari kemenpora. Agar kelak, siapapun yang berlaku korup sedikit punya malu di negeri ini.

Akhirnya, ada kader Banser tersangka korupsi. Sejarah wajib mencatatnya, sebagaimana mulanya sejarah mencatat ada kader Banser yang menjadi menteri.

Nahrawi sang kader Banser, mendapat predikat tersangka korupsi karena melanggar pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP. [].

 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sejarah Akhirnya Mencatat Kader Banser Tersangka Korupsi"

Posting Komentar