Ke Cirebon, UAS Singgung Pendahulu Kesultanan Cirebon Dipenjara Karena Melawan Belanda





UAS dan Kesultanan Cirebon

Ustadz Abdul Somad hari ini 22 Agustus mengisi Tabligh Akbar di Cirebon tepatnya di Universitas Swadaya Gunung Jati Jl. Pemuda No 32 Cirebon.

Selain mengisi Tabligh Akbar, UAS juga mengunjungi pondok pesantren Al-Bahjah milik Buya Yahya di Cirebon.


Dalam unggahannya di instagram, ustadz Abdul Somad memasang foto bersama Buya Yahya dan keluarga besar Buya Yahya.

Selain itu UAS juga bertemu keluarga besar Sultan Cirebon. Dalam postingan yang diunggah di instagram UAS juga menceritakan mengenai Sultan-Sultan terdahulu Cirebon yang dipenjara dan diadingkan oleh Belanda ke Ambon karena melawan Belanda.

"
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
.
.
Alhamdulillah dapat bersilaturrahim dengan keluarga besar Sultan Kecirebonan.
.
Sultan bercerita tentang para pendahulu Sultan Kecirebonan yang rela melepas kekuasaan,
turun bersama rakyat melawan Belanda. Akhirnya dipenjara di Batavia, rakyat melawan, diasingkan ke benteng Victoria di Ambon"

Seperti diketahui DPD Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Jawa Timur resmi melaporkan Ustaz Abdul Somad (UAS) ke Polda Jatim atas dugaan ujaran kebencian. Pelaporan ini terkait video UAS soal simbol salib yang viral di media sosial.

Beberapa perwakilan pengurus pun mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jatim sekitar pukul 12.30 WIB. Oleh pihak SPKT, laporan ini dialihkan ke Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim.

Ketua DPD GAMKI Jatim Rafael Obeng mengatakan pelaporan ini karena banyak masyarakat nasrani yang resah atas ujaran UAS dalam video yang beredar di media sosial. Rafael ingin UAS segera mengklarifikasi.

"Kami ingin melaporkan seseornag yakni Pak Ustaz Abdul Somad yang menyebarkan video tentang ujaran kebencian yang ada di media sosial. Tentu kami berharap bahwa ustaz bisa mengklarifikasi apa yang disampaikan di media sosial," kata Rafael ditemui di SPKT Polda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Selasa (20/8/2019).
Banner iklan disini

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ke Cirebon, UAS Singgung Pendahulu Kesultanan Cirebon Dipenjara Karena Melawan Belanda"

Posting Komentar