Bedah Pemikiran Mbah Hasyim Asy’ari, "Muncunya Para PENDUSTA di Akhir Zaman"





Mbah Hasyim Asy’ari

MUNCULNYA PARA PENDUSTA DI AKHIR JAMAN
(Bedah Pemikiran Mbah Hasyim Asy’ari)

Oleh KH. Luthfi Bashori

Dalam buku Risalah Ahlis Sunnah wal Jamaah, KH. Hasyim Asy’ari menukil beberapa hadits terkait kemunculan para pendusta agama yang akan bermunculan pada akhir jaman, entah itu berupa para pengikut aliran sesat, atau pengklaiman terhadap satu maqam derajat, atau memunculkan fatwa-fatwa yang bertentangan denga aturan syariat dan sebagainya.


KH. Hasyim Asy’ari mengutip dari kitab Shahih Muslim yang menyebutkan bahwa Sy. Abu Hurairah RA menyatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda:
“Pada akhir jaman kelak akan ada dajjal-dajjal yaitu para pendusta yang datang kepada kalian dengan membawa hadits-hadits yang belum pernah kalian dengar sendiri dan belum pernah didengar oleh bapak-bapak kalian. Maka waspadalah kalian terhadap mereka. Jangan sampai mereka menyesatkan dan menimpakan fitnah kepada kalian.”

Saat ini sudah berapa banyak munculnya orang-orang yang sering memunculkan pendapat baru maupun berperilaku nyeleneh, yang secara eksplisit bertentangan dengan nash-nash Al-Quran maupun Hadits serta Ijma ulama Salaf Ahlus Sunnah wal Jamaah.

KH. Hasyim Asy’ari melanjutkan, “Dalam Shahih Muslim juga disebutkan bahwa Sy. Amr bin Ash RA berkata, bahwa Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya di dalam lautan terdapat setan-setan yang terpenjara. Mereka diikat oleh Sulaiman bin Daud AS. Tidak lama lagi setan-setan itu akan keluar lalu membaca Al-Qur’an di depan manusia.”

Imam An-Nawawi Rahimahullah menerangkan makna Hadits di atas, “Maksudnya, mereka membaca sesuatu yang bukan Al-Qur’an, tetapi mereka mengatakan bahwa itu adalah Al-Qur’an untuk memperdaya orang-orang awam.”

Coba kita renungkan, di jaman Imam Nawawi saja sudah terdeteksi akan akan munculnya kelompok pendusta agama, apalagi di jaman sekarang, tentu kemunculan mereka semakin nyata.
KH. Hasyim Asy’ari memperkuat argumentasinya dengan menukil dari Imam At-Thabrani yang meriwayatkan sebuah hadits Nabawi dari Sy. Abu Darda’ Ra yang menyatakan, bahwa Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan terhadap umatku adalah pemimpin-pemimpin yang menyesatkan.”

Yang dimaksud dengan para pemimpin ini, adakalanya seseorang yang berpenampilan sebagai ulama sehingga dianggap ulama oleh masyarakat, atau seorang tokoh masyarakat seperti para cendekiawan dan tokoh sebuah perhimpunan, maupun pemimpin formal dalam ketatanegaraan semisal pejabat.

KH. Hasyim Asy’ari juga menukil dari Imam Ahmad bin Hanbal yang meriwayatkan sebuah hadits Nabawi dari Sy. Umar RA yang menyatakan, bahwa Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan terhadap umatku adalah setiap orang munafik yang pintar berbicara.”

KH. Luthfi Bashori


Imam Al-Munawi Rahimahullah mengatakan, “Maksud hadits di atas adalah, orang memiliki banyak ilmu retorika, tetapi tidak memiliki ilmu tentang masalah hati dan sedikit beramal. Dia menjadikan ilmunya sebagai profesi untuk mencari makan dan sebagai kebanggaan untuk mengangkat status sosialnya. Dia mengajak orang lain kejalan Allah SWT, tetapi dia sendiri malah menjauh.”

KH. Hasyim Asy’ari juga menukil dari Imam At-Thabrani yang meriwayatkan sebuah hadits Nabawi dari Sy. Ali Karramallahu wajhah yang menyatakan, bahwa Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya aku tidak mengkhawatirkan umatku dari ancaman orang mukmin dan orang musyrik. Adapun orang mukmin, imannya akan mencegahnya. Sedangkan orang musyrik, kekafirannya akan menghalanginya. Akan tetapi aku mengkhawatirkan kalian dari ancaman orang munafik yang pintar berbicara. Dia mengatakan buruk terhadap apa yang kalian nilai ma’ruf (baik) dan mengerjakan apa yang kalian nilai munkar (buruk).”

Sy. Ziyad bin Hudair Rahimahullah mengatakan: “Sy. Umar bin Khattab RA pernah bertanya kepadaku: “Apakah kamu tahu apa yang akan menghancurkan islam?”

Aku menjawab: “Tidak”

Lalu beliau berkata: “Islam akan dihancurkan oleh kekeliruan orang yang alim (berilmu), perdebatan orang munafik yang menggunakan Al-Qur’an, dan keputusan pemimpin-pemimpin yang menyesatkan.”
Banner iklan disini

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bedah Pemikiran Mbah Hasyim Asy’ari, "Muncunya Para PENDUSTA di Akhir Zaman""

Posting Komentar