Dulunya Anti Islam! Setalah Jadi Muslim, Politikus Belanda ini Dukung Hagia Shopia Jadi Masjid


Politikus Belanda ini Dukung Hagia Shopia Jadi Masjid

Beritaislam - Beberapa orang yang menjadi politikus di Belanda dulunya adalah seorang anti Islam.

Seperti halnya Arnoud Van Dorn, Joram van Klaveren ini dulunya mantan anti Islam, Namun kini ia telah berubah menjadi muslim dan seorang mualaf.

Allah SWT telah memberikan hidayah  kepadanya dan masuk Islam pada 2018.

Joram Jaron van Klaveren (lahir di Amsterdam, 23 Januari 1979; umur 41 tahun) adalah seorang politikus asal Belanda. Sebagai anggota Partai untuk Kebebasan, ia menjadi anggota Dewan Perwakilan Belanda dari 17 Juni 2010 sampai 21 Maret 2014. Ia kemudian menjadi independen sampai masa jabatannya berakhir pada 23 Maret 2017.

Ia dikenal karena membuat komentar-komentar anti-Muslim.

Pada Oktober 2018, ia menjadi mualaf saat sedang menulis buku anti-Islam. Setelah menjadi Muslim, ia memutuskan untuk mendedikasikan ulang bukunya untuk pencarian relijiusitasnya dan kemudian perpindahan ke agama Islam.

Bukunya yang berjudul Apostate from Christianity to Islam in times of sécularisation and terror (bahasa Indonesia: Murtad dari Kekristenan ke Islam pada masa sekularisasi dan teror) diterbitkan dalam bahasa Belanda dan Inggris.

Kini melalui akun facebooknya,  Joram van Klaveren membela keputusan Presiden Erdogan yang mengembalikan Hagia Shopia jadi Masjid.

Politikus Belanda ini Dukung Hagia Shopia Jadi Masjid


Berikut tulisannya (terjemahan):

Ketika Muslim menaklukkan tanah apa pun, mereka tidak mengubah gereja atau kuil ke Masjid. Ada sejumlah besar gereja tua di Turki dari zaman pra Islam. Namun, hanya Hagia Sophia yang dikonversi ke masjid ketika Sultan Muhammad Al-Fatih menaklukkan tahun 1453 dan membelinya dari otoritas Kristen.

Alasan untuk ini juga Hagia Sophia lebih dari sebuah Gereja; itu adalah markas kaisar Konstantinus XI dan dia merencanakan dan mengeksekusi keputusan politiknya dari sana. Selain itu, orang-orang Kristen memegang keyakinan bahwa selama Hagia Sophia berstatus Gereja, tidak ada yang dapat mengalahkan mereka. Itu sebabnya semua negara Kristen Eropa dan negara non-Muslim kolonial mereka mengkritik Turki.

Setelah itu Hagia Shopia menjadi masjid, selama sekitar 500 tahun; Namun Ataturk hantu sekuler Turki memberikan status Museum. Walaupun di semua surat hukum tetap saja terdaftar sebagai masjid. Ataturk adalah orang yang bahkan mengubah naskah bahasa Turki dari bahasa Arab menjadi Romawi.

Baru-baru ini saya menemukan reaksi yang sangat konyol dari negara Arab juga. Untuk menentang Turki, mereka juga menyesatkan orang-orang tentang Hagia Sophia. Sementara orang-orang ini tidur ketika ekstremis Hindutva menghancurkan Masjid Babri di India. Itu murni double standar.

[beritaislam.org]

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Dulunya Anti Islam! Setalah Jadi Muslim, Politikus Belanda ini Dukung Hagia Shopia Jadi Masjid"

Posting Komentar