Rapid Test Bayar Mahal, Kyai Cholil Nafis: Kemana ya Uang 405 Triliun?


Rapid Test bayar 300 ribu sampai 400 ribu

Beritaislam - "Kemana ya uang 405 T yg skrng naik 667 T. Ini anak2 santri mau balik ke pesantren harus rapit tes masih bayar. Lah anak saya minggu lalu mau ke malang utk lulusan sekolahnya di Airport Halim harus rapid tes Bayar 400 rb. 

Bener nihh serius nanya kemana uang kita sebanyak itu ya?" Tulis Kyai Cholil Nafis di akun twitternya. yang dikutip beritaislam.org pagi 23/07/2019.


Bagi sebagian orang kalangan atas, mungkin uang 300-400 ribu tidaklah mahal dan bukan uang yang banyak, namun bagi kalangan bawah, uang segitu adalah banyak, terlebih bagi masyarakat yang saat ini terdampak virus corona.

Baca juga: Link Peta Penyabaran Virus Corona Jakarta, Banten, JABAR, JATENG, JATIM, dan DIY Website Resmi Pemerintah

 Anggaran untuk penanggulangan virus corona (Covid-19) dan dampaknya terus mengalami perubahan. Awalnya, pemerintah mengalokasikan anggaran Covid-19 pada Mei 2020 sebesar Rp405,1 triliun.

Kemudian, tiba- tiba angkanya naik menjadi Rp641,1 triliun. Tidak berselang lama, anggaran Covid-19 naik lagi sebesar Rp677,2 triliun. Dan kini membengkak menjadi Rp695,2 triliun.

Kyai Cholil Nafis

Dari total alokasi Covid-19, Rp87,55 triliun untuk anggaran kesehatan. Namun, alokasi anggaran ini dikeluhkan masyarakat. Musababnya, masyarakat masih harus ditarik bayaran ketika akan melakukan rapid test.

Baca Juga: Ngabalin Ketahuan Sebar Hoax Virus Corona, Apa Bakal Ditangkap?

Salah satunya adalah dosen Pascasarjana Universitas Indonesia yang juga Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat KH Cholil Nafis. Kiai Cholil mengeluhkan besarnya biaya rapid test khususnya terhadap para santri yang akan pulang ke pondok pesantren (ponpes).

Keluhan Kiai Cholil ini diungkapkan dalam Twitter pribadinya @cholilnafis. Dalam cuitannya, Kiai Cholil mempersoalkan alokasi anggaran negara yang terus naik untuk penanganan Covid-19. Namun, hanya untuk rapid test para santri saja, mereka tetap harus membayar Rp400.000 di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta.
[beritaislam.org]

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Rapid Test Bayar Mahal, Kyai Cholil Nafis: Kemana ya Uang 405 Triliun?"

Posting Komentar