Ustadz Tengku: Kritik Itu Ditanggapi, Bukan Ditangkapi

Challange Ali Baharsyah Borgol
Polisi Menangkap Ali Baharsyah pengkritik Jokowi, Warganet melakukan Ali Baharsyah Challange

Berita
islam - Kritik itu DITANGGAPI bukan DITANGKAPI
.
Satu hari Umar bin Khattab berdiri dan berkhutbah sesaat baru dilantik menjadi Khalifah pengganti Abu Bakr ash-Shiddiq Radhiyallahu 'Anhu. Beliau berkata di depan hadirin yg baru membai'atnya menjadi Khalifah:"Apa yg akan kalian perbuat jika aku melakukan tindakan yg melanggar aturan Allah dan Rasul-Nya...?". Tidak ada yg menjawab. Semua mata hanya menatap beliau. Sejurus kemudian beliau mengucapkan kalimat yg sama. Kembali tdk ada yg menjawab, karena semua yg hadir yakin, mustahil beliau akan melakukan hal tersebut. Dan, untuk ketiga kalinya beliau mengulangi pertanyaannya:"Apa yg kalian perbuat, jika aku sebagai pemimpin kalian melakukan tindakan yg melanggar aturan Allah dan Rasul-Nya...?" Sontak seorang pemuda berdiri, mengacungkan pedang, dan berseru:"Jika engkau bertindak melanggar aturan Allah dan Rasul-Nya, maka pedang ini akan ku kalungkan ke lehermu...!"

.
Sayyidina Umar bin Khattab tersenyum lega. Alhamdulillah.... Beliau memuji Allah dan bersyukur atas seorang pemuda yg berani mengkontrol tindakannya ke depan, selama menjadi pemimpin tertinggi.
.
Sangat mengagumkan prilaku Khalifah Umar. Dan, kaum beliau Bani Adiy, pun tdk ada yg kemudian membully pemuda itu dengan mengatakan "ente Radikal, anti Persatuan, Penyebar kebencian" dll ungkapan yg kini justru lazim dilontarkan kepada para pengkritik. Di mana manusia zaman ini di mana mana berteriak bangga:"Kami Demokrasi, Kami menghormati hak setiap orang utk bicara..." .
omong kosong...!
.
Sungguh kritik sekeras apapun yg dialamatkan oleh para pengkritik kepada Penguasa, mestinya DITANGGAPI bukan DITANGKAPI...
Sekali lagi ditegaskan :"Kritik mesti DITANGGAPI bukan DITANGKAPI". .
Kritik dimaksudkan utk membangun peradaban, dan muncul dari orang yg punya rasa tanggung jawab atas kemashlahatan negerinya. Bukan pengkhianat penjual negara demi ambisi.
.
Sungguh hebat Pemimpin yg menanggapi kritik dgn memperbaiki kinerja. Itu menunjukkan betapa berkwalitasnya sang Pemimpin tersebut. Di zaman modern ini Pemimpin model Fir'aun dan Namrudz yg anti kritik tdk akan laku, dan, pasti akan tenggelam dikubur oleh ulahnya sendiri. .
Medan, 8 April 2020,
Tengku Zulkarnain

[beritaislam.org]

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Ustadz Tengku: Kritik Itu Ditanggapi, Bukan Ditangkapi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Banner iklan disini