Kwik Kian Gie: Pemerintah Harus Dengarkan Para Ahli Walaupun Bukan Kader Politik

Kwik Kian Gie: Pemerintah Harus Dengarkan Para Ahli Walaupun Bukan Kader Politik

Beritaislam - Ahli ekonomi senior Kwik Kian Gie angkat bicara mengenai penanganan wabah virus corona baru (Covid-19) yang melanda Indonesia. Pihaknya mengajak pemerintah untuk segera menyusun kebijakan publik setelah Covid-19 ini usai.

Dalam akun media sosialnya, Kwik sempat mengingatkan pemerintah untuk mulai memikirkan kesulitan dalam semua bidang sebagai imbas negatif dari wabah virus corona baru dari Wuhan China tersebut.


“Pembahasan yang lalu saya akhiri dengan mengajak kita semua, terutama penyusun kebijakan publik, untuk mulai memikirkan kesulitan dalam semua bidang dan sektor kehidupan sebagai akibat dari Covid-19,” ujar Kwik dalam akun media sosialnya, Rabu (22/4).

Mantan Menko Ekuin ini mengimbau, pemerintah segera membentuk tim khusus guna menyusun prakiraan seluruh sektor yang terkena imbas Covid-19.

“Tim paska Covid-19 penyelenggara negara perlu membentuk tim yang sejak sekarang sudah milai membuat prakiraan dalam bebtuk inventarisasi dari semua permasalahan yang akan kita hadapi paska Covid-19 berlalu,” ujarnya.

Pihaknya menyarankan pemerintah agar duduk bersama para ahli dari seluruh bidang apapun tanpa melihat dari mana latar belakang ahli tersebut guna menyelamatkan Indonesia.

“Kalau tidak mampu, dengarkanlah para ahli walaupin mereka bukan anggota atau kader politik,” paparnya.

Saat ini, kata Kwik Kian Gie, seluruh negara mengalihkan fokusnya terhadap penanganan paska Covid-19 dan hal tersebut harus bisa diikuti oleh pemerintah Indonesia.

“Setelah mengamati berbagai TV resmi dari manca megara yang kebanyakan dibiayai oleh pemerintah tanpa diganggu oleh iklan-iklan dengan pra pembicaranya yang sangat tinggi pengetahuannya mereka sudah tidak terlampai fokus pada Covid-19 saja,” tutupnya. (*)

[beritaislam.org]

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Kwik Kian Gie: Pemerintah Harus Dengarkan Para Ahli Walaupun Bukan Kader Politik"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Banner iklan disini