Tak Hanya Mahasiswa, Jurnalispun Kini Mulai Berteriak





Oknum Polisi Brutal Pukuli Wartawan Inikata .com (Saiful Wartawan Inikata.com grup Radar Makassar.)

Oleh: M. Mahfudzy

Sebagaimana dilansir portal berita detik.com hari ini, 25/9, sejumlah jurnalis di Blitar menggelar aksi damai "Jalan Mundur Alon-alon" di depan gedung DPRD  Kota Blitar. Massa membawa dua tuntutan. Pertama, menuntut DPR menghilangkan pasal pembungkaman pers. Kedua, menuntut Kapolri meminta maaf atas tindakan represif aparat kepada awak media yang meliput aksi demo mahasiswa.
https://m.detik.com/news/berita-jawa-timur/d-4720985/aliansi-jurnalis-blitar-demo-mlaku-mundur-alon-alon?tag_from=wpm_nhl_9


Memang, fakta hari menunjukkan bahwa kebebasan berpendapat dalam jurnalistik mulai mendapatkan pembatasan (pembungkaman) oleh kepentingan politis tertentu dan bahkan perlakuan represif dari aparat. Apa yang terjadi saat demo mahasiswa di pelbagai kota kemarin, dimana tercatat ada pemukulan terhadap jurnalis Antara yang meliput demo di Makassar, juga beberapa kasus lagi di kota-kota lain membuktikan hal itu.

Untuk itu patut kita apresiasi perjuangan teman-teman media dalam rangka terus menyuarakan kemerdekaan pers yang tidak boleh dibungkam oleh siapapun. Sebagai pengamat saya berharap terus maju insan pers Indonesia. Tindakan represif terhadap insan pers oleh siapapun,di manapun dan kapanpun harus dilawan. Di era tranparansi ini publik mempunyai hak merdeka atas akses informasi yang akurat. Semakin berkembangnya netizen journalism merefleksikan adanya pembungkaman dan tindakan represif terhadap insan pers bukan hanya mengekang kemerdekaan itu tapi juga langkah mundur dari pencapaian selama ini.

Masih segar ingatan kita bahwa salah satu tuntutan reformasi adalah kemerdekaan pers, sehingga menjadi kontradiktif jika hari ini justru insan pers mendapat pembungkaman maupun perlakuan represif dari aparat saat menjalankan profesinya.

Ini tentu alarm bahaya bagi independensi pers dalam mengabarkan berita dan fakta kepada publik secara jujur dan transparan. Tentu ini harus  menjadi perhatian serius dari pemerintah, jika tidak maka jangan salahkan jika kemudian insan pets pun mulai berteriak menuntut perubahan. [beritaisam.org/speakup-community.com]

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tak Hanya Mahasiswa, Jurnalispun Kini Mulai Berteriak"

Posting Komentar