Belajar Dari Para 'Radikal', Kadal Gurun Yang Akan Suriahkan Indonesia?

Anak Kecil Cium Polisi Bawa Panji Rasulullah
Anak Kecil Cium Polisi Bawa Panji Rasulullah

Tak ada waktu tenang bagi aparat yang bertugas di Wamena dan Papua pada umumnya. Setiap detik adalah kewaspadaan. Setiap menit adalah pertarungan antar hidup dan mati.

Di Wamena, aksi massa melahirkan kengerian. Konon hanya karena dipanggil dengan sebutan monyet, para pelaku aksi sampai tega membalas dengan menyiksa dan membunuh manusia lain yang berbeda warna kulit.


Bisa jadi, mereka yang dibunuh oleh para perusuh itu, tak pernah memanggil para perusuh itu dengan sebutan monyet. Toh faktanya mereka hidup dan menghidupi Papua sekian lama.

Mungkin akan ada yang menyangkal dengan alasan bahwa persoalannya lebih dari sekedar panggilan yang monyet itu. Tetapi lebih pada perlakuan tidak adil oleh negara pada ras Milanesia.

Namun apapun alasan mereka, membunuh dan menyiksa warga sipil bukanlah tindak yang benar.

Sejenak, mari Kita tinggalkan Wamena dan terbang ke Jakarta. Di sana ada aksi massa dari para radikal, intoleran, dan bibit-bibit teroris.

Mereka mengibarkan bendera hitam berkaligrafi Arab. Menyeru pada syariat Islam dan Khilafah.

Aksi mereka kalem. Tak ada setitik darah warga sipilpun yang ditumpahkan. Para aparat terlihat berbaring santai. Sesekali terlihat menyeruput minuman dingin yang menyegarkan.

Nampaknya bangsa ini perlu belajar pada orang-orang yang disebut radikal dan intoleran itu. Bagaimana cara hidup bernegara yang baik, dan cara menyampaikan aspirasi yang santun.

Meski di tengah kesantunan itu pun tuduhan radikal dan intoleran tetap diluncurkan...

oleh mereka yang satu per satu tertangkap KPK.

Penuli:  Doni Riw

Weleri 28/9/2019

*****
Aksi Umat Islam kemarin gak ada kerusuhan, gak ada bakar-bakaran, semua aman tentram damai terkendali, pak polisipun santui menjaganya, peserta aksi juga berbagi makanan dengan pak polisi, gak sampe saling lempar batu dan gas air mata

Tapi CEBONG selalu menuduh RADIKAL, PEMBUAT ONAR, BIANG KERUSUHAN, KADAL GURUN Yang AKAN SURIAHKAN INDONESIA! dan sebutan buruk lainnya yang keluar dari mulut-mulut mereka.

Begitulah mulut-mulut busuk para pembenci Islam... Mereka berkehendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahayanya, walaupun orang-orang yang kafir tidak menyukai. [at-Taubat/9:32].

1 komentar untuk "Belajar Dari Para 'Radikal', Kadal Gurun Yang Akan Suriahkan Indonesia?"

  1. Mungkin mereka itu blm tau, qt do, akn sj smoga mrk2 itu cpt mndptkn hdyh Amin!

    BalasHapus
Banner iklan disini