Geger, Satpol PP Tendang Habib Umar Assegaf Bangil Karena Langgar PSBB? Kenapa Konser BPIP Dibiarkan?

Satpol PP Tendang Habib Umar Assegaf Bangil

Beritaislam - Sebuah video vral di sosial media, menuai kecaman. Seorang Satpol PP mendorong dan menendang Habib Umar Assegaf karena dianggap melanggar PSBB.

Seperti yang beredar di media sosial Habib UMAR BIN ABDULLOH ASSEGAF Pimpinan Ponpes Roudhatus-Salaf BANGIL, dan beliau ingin kunjungi cabang Ponpes beliau di Malang, tapi di cegat aparat karena alasan PSBB,"


"Kurang ajar.... Beraninya sama ulama?

Berani nggak tuh tendang pejabat BPIP yang gelar konser??? 

kronologis.... mobil yg membawa habib (habib Umar Assegaf Bangil) dan keluarga diberhentikan karena melanggar psbb , karena di dalam mobil dilarang berlima.

Entah percekcokan apa intinya habib merasa keberatan
dan liat sendiri... aparat beraninya sama ulama, main tangan, main tendang main dorong!! 

KLO KONSER BPIP Yang MELANGGAR BERANI NGGAK KALIAN? Tendang Tuh Congor2 BPIP, Berani Gak Bubarin MALL milik Konglomerat yang masih buka?"

Demikian kekesalan warganet di instagram ketika melihat video tersebut.

[beritaislam.org]

Berlangganan update artikel terbaru via email:

6 Komentar untuk "Geger, Satpol PP Tendang Habib Umar Assegaf Bangil Karena Langgar PSBB? Kenapa Konser BPIP Dibiarkan?"

  1. Jancok...siapa satpol PP yg kurang asem. Ini nomor hapeku +61432809485 kasi ke satpol PP bangsat itu. Suruh dia sebut lokasi mana dia bisa ditemui. Aku ladeni sampe mampus.

    BalasHapus
  2. Astagfirullah...
    Nt berani nya ama orang bersarung , berghamis...
    Jmg sprt itu petugas mah...
    Itu habib anak buah banyak...
    Di do'ain ntr kaki nt busuk tuh

    BalasHapus
  3. Duduk masalahnya kita tdk tahu,jng mudh terpancing

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mao masalah apapun kalo udah nendang mukul beda urusan ape lagi itu ulama
      Halal itu satpol PP di cari

      Hapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  5. Sampah satpol pp yg ky gto emang

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel