Lagu Jum Jumarika Banser Dianggap Meniru Nada Musik di Era KeKhilafahan Turki Utsmani





jum jumarika banser khilafah

Beberpa pekan terakhir warganet ramai membincangkan sebuah lagu yang dinyanyikan oleh Anggota Banser bernama Fauzan.

Lagu itu viral di sosial media, anggota Banser bernama Fauzan yang berseragam Banser ini mengeluarkan jurus 'pukul angin' lalu joged dan bernyanyi:

"Jum Jumarika Jum Jumarika Arimana Jing Jing, Jum Jumarika Jum Jumarika Arimana Jing Jing,a Jing Jing He Mereketehe He Mereketeheee".


Sontak aksi Fauzan tersebut menjadi tertawaan para netizen karena dianggap lucu.

Namun ternyata ada yang menganggap lirik lagu jum jumarika ini meniru sebuah lagu di era kekhilafahan Turki Ustmani.

Seperti ditulis akun keripikpedas.id yang mengatakan "Lagu Banser Jum Jumareka ternyata diambil dari nada instrumen di era Khilafah Turki Ustmani

Lantas, kenapa mereka sekarang justru benci dengan #Khilafah ???" katanya dikutip beritaislam.org pada 11/10/2019.

Di laman youtube nada musik di era Khilafah Turki Ustmani ini berjudul "Music of Ottoman empire, old Ottoman Song 18/19 th Century - Üsküdara Giderken"

Di laman youtube berikut ini liriknya yang tertulis di deskripsi:

Üsküdara gideriken

Üsküdara gideriken aldıda bir yağmur
Kâtibimin setiresi uzun eteği çamur

Kâtip uykudan uyanmış gözleri mahmur
Kâtip benim ben kâtibin el ne karışır?
Kâtibime kolalı da gömlek ne güzel yaraşır!

Üsküdara gideriken bir mendil buldum,
Mendilimin içine lokum doldurdum.

Kâtibimi arariken yanımda buldum;
Kâtip benim ben kâtibin el ne karışır?
Kâtibime kolalı da gömlek ne güzel yaraşır!

Kâtip benim ben kâtibin el ne karışır?
Kâtibime kolalı da gömlek ne güzel yaraşır!

Kami sendiri tidak faham artinya apa. mungkin kalian yang pandai bahasa Turki bisa menterjemahakn sendiri, silakan ditulis di komentar.

Dalam video tersebut juga ditampilkan nama-nama khalifah di zaman-zaman terakhir Kekhilafahan Turki Ustmani. Khalifah Sultan Murat III, Sultan Abdul Majid (AbdulMecit).

Namun ada juga komentar yang mengatakan makna dari nada musik Üsküdara Giderken tersebut bukanlah lagu religius kata pemilik akun @nee_rz

@nee_rz: "Sebenernya Uskudara Gideriken ini bukan lagu agamis sih ya, coba aja googling artinya, ngg ada sangkut pautnya sama sekali sama Islam ..klo menurut saya lagu ini populer setelah Khilafah Utsmani runtuh, nuansa dari lirik lagunya sendiri lebih berasa kebarat2an meskipun alat musiknya n simponinya masih ala2 timur tengah. Nah, yg saya pernah baca, nada lagu ini terkenal di Indonesia, mungkin karena dianggap dari timur tengah lalu dijadikan nada buat nasyid (lupa judulnya)."
@sena_saja: "@nee_rz mungkin liriknya diganti setelah utsmani runtuh?"

@nee_rz : @sena_saja hmm ..wallahu a'lam, mungkin perlu ditelaah lebih mendalam lagi sejarahnya. Karena juga ada lagu Rusia yg judulnya Ruse Kose Curo Imas (Gadis Rusia Berambut Emas) yg pake nada ini. Klo saya husnudzonnya gini. Karena dulu Khilafah Utsmani adalah negara superpower (meskipun sudah mulai melemah), tetap saja segala peradaban banyak yg berkiblat ke Turki, termasuk negara2 barat sendiri. Contohnya aja Wolfgang Amadeuz Mozart nyiptain Rondo alla Turca itu terinspirasi pas lihat marching band militer Janissary a.k.a Mehterannya Khilafah. Boleh jadi juga sebenarnya Uskudar ini memang simfoni agamis, cuma karena dekat masa2 runtuhnya Khilafah, akhirnya diarransemen ulang n liriknya dirubah ngikut semakin sekulernya Turki kala itu. Contoh lain juga lagu Misirlou (Gadis Mesir) yg sedikit dicomot oleh Black Eyed Peas di lagu Pump It. Misirlou itu disebut sebagai lagu rakyat Mediterania Timur yg termasuk wilayah dari "Kerajaan Ottoman", ngg diketahui siapa penciptanya tapi para musisi Arab, Yunani n Yahudi sudah cukup familiar dengan musiknya (yaiyalah klo memang dalam satu wilayah kekuasaan Khilafah Utsmani 1 budaya yg muncul ditengah2 masyarakat jadi milik bersama toh?)

Berikut ini nada musik Üsküdara Giderken di era Khilafah Turki Ustmani




Dan inilah lagu banser Jum Jumarika Arimana jengjeng

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Lagu Jum Jumarika Banser Dianggap Meniru Nada Musik di Era KeKhilafahan Turki Utsmani"

Posting Komentar