TERUNGKAP! Ternyata inilah Ideologi Yang Berbahaya itu





Kapitalis Komunis

BEGINILAH CARA MENJAWAB MANA "IDEOLOGI YANG BERBAHAYA?" ITU

Oleh: Ahmad Rizal - Dir. Indonesia Justice Monitor

Kata Ideologi pertama kali diperkenalkan oleh filsuf Prancis Destutt de Tracy pada tahun 1796. Kata ideologi sendiri berasal dari bahasa Prancis idéologie, merupakan gabungan 2 kata yaitu, idéo yang mengacu kepada gagasan dan logie yang mengacu kepada logos, kata dalam bahasa Yunani untuk menjelaskan logika dan rasio. Destutt de Tracy menggunakan kata ini dalam pengertian etimologinya, sebagai “ilmu yang meliputi kajian tentang asal usul dan hakikat ide atau gagasan.


Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ideologi didefinisikan sebagai:

1. Kumpulan konsep bersistem yg dijadikan asas pendapat (kejadian) yg memberikan arah dan tujuan untuk kelangsungan hidup;

2. Cara berpikir seseorang atau suatu golongan;

3. Paham, teori, dan tujuan yg merupakan satu program sosial politik.

Menurut Syeikh Taqiyuddin An-Nabhani seorang ulama Al Azhar, beliau menuturkan bahwa Mabda’ (ideologi) adalah suatu aqidah aqliyah yang melahirkan peraturan. Yang dimaksud aqidah adalah pemikiran yang menyeluruh tentang alam semesta, manusia, dan hidup, serta tentang apa yang ada sebelum dan setelah kehidupan, di samping hubungannya dengan Zat yang ada sebelum dan sesudah alam kehidupan di dunia ini. Atau Mabda’ adalah suatu ide dasar yang menyeluruh mengenai alam semesta, manusia, dan hidup. Mencakup dua bagian yaitu, fikrah dan thariqah.

Pada dasarnya di dunia ini tidak ada ideologi yang ideal yang benar-benar layak disebut sebagai ideologi melainkan pada tiga ideologi. Yakni Ideologi Kapitalisme, Ideologi Sosialisme/Komunisme, dan Ideologi Islam. Ketiga Ideologi tersebut memiliki sekumpulan ide berikut metodenya masing-masing secara unik dan khas yang sangat berbeda dalam hal memberikan solusi-solusi atas problematika masyarakat (rakyat), tata cara pelaksanaan ideologinya, cara merawat dan menjaga kemurnian ideologi serta metode penyebarannya agar diterima atau dilaksanakan baik secara sukarela ataupun melalui paksaan kepada masyarakat dunia.

Manakah Ideologi yang Berbahaya?

Mana sesungguhnya ideologi yang berbahaya? Tentu untuk menentukannya sangat dipengaruhi oleh apa yang ada di benak pihak yang menjawab. Sebab di antara ketiga Ideologi tadi secara pasti tidak akan pernah menerima atau melakukan kompromi pada hal-hal prinsip dasarnya. Oleh karenanya, ketiga Ideologi tersebut akan senantiasa melakukan upaya saling mendominasi atau bahkan saling memusnahkan antara satu dengan yang lainnya.

Di sini artinya, siapapun yang mengemban atau terpengaruh oleh suatu ideologi tertentu akan menganggap Ideologi lain yang tidak ia emban atau ia tidak terpengaruh pada ideologi lain tersebut sebagai ideologi yang berbahaya. Mengapa? Sebab karakter dasar Ideologi adalah saling memusnahkan atau minimal mendominasi kepemimpinan atas Ideologi lainnya.

Maka, orang-orang yang mengemban atau terpengaruh Ideologi sosialisme/komunisme akan berpandangan bahwa ideologi kapitalisme dan ideologi islam merupakan ideologi yang berbahaya. Begitu pula yang lainnya, kapitalisme misalkan, akan menganggap Ideologi sosialisme/komunisme dan ideologi Islam sebagai ideologi yang berbahaya. Begitu pula siapapun yang telah terkristalisasi dalam jiwanya Ideologi Islam, akan sepenuhnya menentang seluruh gagasan dan model peradaban yang dibawa oleh kapitalisme maupun sosialisme/komunisme. Oleh sebab itu, untuk menentukan Ideologi mana yang berbahaya, maka jawaban orang tersebut sekaligus mampu memberikan identitas kepada dirinya apakah ia berideologikan kapitalisme, sosialisme/komunisme, atau Islam.

Dewasa ini marak pembicaraan tentang Khilafah. Secara ilmiah, khilafah lebih tepat disebut sebagai sebuah sistem pemerintahan yang khas yang dipengaruhi oleh ideologi tertentu. Bukan sebagai ideologi itu sendiri. Dan sistem pemerintahan Khilafah ini tidak pernah ditemukan dalam khazanah peradaban manapun kecuali berasal dari Islam. Oleh karenanya, sesungguhnya Khilafah ini merupakan sistem pemerintahan yang dipengaruhi oleh Ideologi islam.

Sebaliknya, proses terbentuknya sistem pemerintahan demokrasi ini muncul pada abad pertengahan rakyat Eropa akibat ketertindasan mereka selama ratusan tahun di bawah hegemoni gereja. Sehingga rakyat Eropa melakukan perlawanan untuk menggulingkan sistem monarki absolut di Eropa dan lahir lah sekulerisme (sebuah konsep dasar yang menyatakan pemisahan agama dari kehidupan/negara).

Dari dasar sekulerisme inilah hukum dan aturan sebuah negara tidak boleh dibuat oleh raja, gerejawan, atau apapun yang berbau agama. Hukum dan aturan harus berasal dari rakyat, dijalankan oleh orang-orang yang diberi kuasa oleh rakyat untuk menerapkannya demi kesejahteraan rakyat. Dari sinilah muncul sistem pemerintahan demokrasi.

Namun aspek yang menonjol dari asas sekulerisme ini bukanlah sistem pemerintahannya, yakni demokrasi. Justru aspek yang sangat mempengaruhi keluarnya kebijakan, aturan dan hukum dipengaruhi oleh sistem ekonominya, yakni ekonomi kapitalisme. Sehingga lebih tepat Ideologi ini disebut sebagai ideologi kapitalisme karena aspek ekonominya inilah yang sangat berpengaruh terhadap tatanan politik dan peradaban bangsa tersebut. Oleh karenanya, sesungguhnya sistem pemerintahan demokrasi ini sangat dipengaruhi oleh Ideologi Kapitalisme.

Sedangkan sosialisme sendiri juga memiliki konsep pemerintahan demokrasi. Lebih tepatnya demokrasi terpimpin. Hanya bedanya, sosialisme/komunisme lebih cenderung aturan sepenuhnya ditentukan oleh negara, bukan individu rakyat.

Terlepas memiliki asas dasar yang berbeda, sebetulnya kedua ideologi ini (kapitalisme dan sosialisme) memiliki kesamaan. Yakni menyerahkan sepenuhnya aturan dunia (politik) kepada manusia (baik pejabat negara atau rakyat). Dan menganggap mendapatkan kenikmatan duniawi sebesar-besarnya sebagai nilai tertinggi atau bahkan kebahagiaan yang hakiki.

Kembali kepada isu Khilafah yang sering kita dengar menjadi isu nasional. Karena Khilafah ini sangat dipengaruhi oleh Ideologi islam, maka setidaknya kita mampu mengidentifikasi siapa saja yang menganggapnya sebagai ajaran yang membahayakan negara, dianggap memecah belah, menolak konsepnya atau bahkan mempersoalkannya secara hukum ia pasti mengemban atau terpengaruh oleh Ideologi selain Islam. Jika ia tidak mengemban atau terpengaruh oleh Ideologi Kapitalisme maka ia terpengaruh oleh Ideologi sosialisme/komunisme. Begitu saja. Mudah bukan?

Namun persoalannya sekarang, sebagai seorang yang telah mendeklarasikan diri sebagai seorang muslim yang mengaku Allah sebagai satu-satunya "Ilah" yang layak disembah dan ditaati, juga menyaksikan bahwa Muhammad ada utusan Allah, menerima secara ikhlas Al Qur'an adalah Kalamullah, serta Islam sebagai agama dan jalan hidup. Manakah seharusnya Ideologi yang wajib kita pilih? Masa seorang muslim pilih kapitalisme? Apalagi sosialisme/komunisme! []

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "TERUNGKAP! Ternyata inilah Ideologi Yang Berbahaya itu"

Posting Komentar