Lucu, Papua Minta Banser Bubar, Yang Jadi kambing Hitam kok HTI?





Bubarkan banser

Sejak hari Minggu kemarin 25 Agustus 2019 hingga pagi ini, jagat dunia maya ramai dengan tagar #BUBARKANBANSER.

Tagar ini dipicu oleh 7 tuntutan warga Papua yang disampaikan Anggota Dewan Perwakilan Daerah terpilih asal Papua, Yorrys Raweyai.


Dari 7 tuntutan, diantaranya adalah "Pemerintah harus segera bubarkan ormas Banser dari negara Republik Indonesia".

Tagar #BUBARKANBANSER kemudian dilambungkan netizen dan menjadi rending topic worldwide dengan kicauan mencapai 164 ribu tweet.

Bubarkan banser


Lalu, tiba-tiba ada yang menuding "Tuntutan Pembubaran Banser Bukti Nyata Ada HTI di Papua".

Dan group Denny Siregar CS menuding HTI soal ramainya tuntutan pembubaran Banser, HTI selalu jadi kambing hitam, apapun masalahnya, kan lucu.

Padahal pernyataan Gubernur Papua sendiri menolak HTI dan FPI.

Pemerintah Provinsi Papua menyatakan sikap resmi menolak kehadiran kelompok maupun organisasi kemasyarakatan (Ormas) radikal islam, seperti Forum Pembela Islam (FPI) maupun Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

link: https://www.papua.go.id/view-detail-berita-4426/papua-tolak-fpi-dan-hti.html

Jadi logika bani togog ini gimana coba?

Artikel yang dimuat Tagar.id menuliskan:

Hanya HTI dan gerombolan yang ingin Indonesia cerai berai yang tidak suka pada Banser. Hanya orang yang ingin Indonesia bubar yang meminta pemerintah membubarkan Banser. Jejak Banser sebagai organisasi penjaga NKRI sudah tercatat sejak zaman kemerdekaan. Tuntutan pembubarannya hanya cara licik menunggangi kasus Papua untuk menghancurkan pertahanan NKRI.


Banner iklan disini

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Lucu, Papua Minta Banser Bubar, Yang Jadi kambing Hitam kok HTI?"

Posting Komentar