Heboh, Viva Disebut Sebar Hoax Tentara Turki Maling


Heboh, Viva Disebut Sebar Hoax Tentara Turki Maling

Beritaislam - Portal media nasional viva.coid (group Tv One) disebut menyebarkan hoax dan fitnah tentara Turki. Hal ini diungah oleh akun twitter @mas__piyuuu.

Dalam postingannya  @mas__piyuuu mengatakan "MEMALUKAN! 
@VIVAcoid Sebar Foto Hoax, Penjarahan Tentara Rezim Assad Syria, Malah GNA (Pasukan Libya) dan Turki Yang Difitnah https://bit.ly/2UtiiNe"

Judul berita  viva "Memalukan, Pasukan GNA dan Tentara Bayaran Turki Ternyata Maling" -- demikian judul berita viva.co.id pada Senin, 8 Juni 2020. dianggap hoax dan menggunakan foto yang salah.

Namun baru-baru ini saat kami cek linknya di laman viva, foto tersebut sudah diganti.


Dalam keterangan foto yang diunggah itu viva.co.id menulis keterangan: "Pasukan GNA mencuri mesin cuci milik warga".

PADAHAL... FAKTA SEBENARNYA...

Itu foto PENJARAHAN YANG DILAKUKAN PASUKAN REZIM ASSAD SYRIA di kota khan Shaykhun, selatan Idlib, tegas akun @mas__piyuuu di laman webnya.

Foto itu diposting situs www.syriahr.com pada 22 Agustus 2019.

Like other areas they control, locusts of “the Homeland Army” loot khan Shaykhun city less than 24 hours of finishing its deployment in it

Less than 24 hours after they finished spreading in Khan Shaykhun city in the southern countryside of Idlib; locusts of the ”Homeland Army” were racing for “looting” the civilian property or what is left of them, after warplanes of the Russians and the Syrian regime destroyed houses, shops, and public facilities, and the Syrian Observatory for Human Rights monitored largescale looting operations by the regime forces in Khan Shaykhun city, such as stealing household furniture and contents of houses, shops, warehouses, etc., at a time when residents of the city were looking for shelter in the north at the border with Iskenderun, under practices by merchants of war there and Turkey’s closure for its doors, in addition to closing the doors of the Syrian city of Afrin, which is under its control along with the Syrian factions loyal to it. Now Khan Shaykhun became a new example for the ” Homeland Army” just like the case of al-Hbit, and other cities, towns, and villages the regime forces took control of them earlier.

[Terjemahan kurang lebih]

Seperti daerah lain yang mereka kendalikan, "Tentara Tanah Air" (Homeland Army itu Pasukan Syria Rezim Assad - https://en.wikipedia.org/wiki/Syrian_Army] menjarah kota khan Shaykhun kurang dari 24 jam.

Kurang dari 24 jam setelah mereka selesai menyebar di kota Khan Shaykhun di pedesaan selatan Idlib; belalang "Tentara Tanah Air" berlomba untuk "menjarah" properti sipil atau apa yang tersisa dari mereka, setelah pesawat perang Rusia dan rezim Suriah menghancurkan rumah, toko, dan fasilitas umum. LSM Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia telah memantau skala besar operasi penjarahan oleh pasukan rezim di kota Khan Shaykhun, seperti mencuri perabot rumah tangga dan isi rumah, toko, gudang, dll, pada saat penduduk kota sedang mencari tempat berlindung di utara di perbatasan dengan Iskenderun. Sekarang Khan Shaykhun menjadi contoh baru penjarahan "Tentara Tanah Air" seperti halnya al-Hbit, dan kota-kota lain, kota-kota, dan desa-desa yang diambil oleh rezim sebelumnya.

Berita dan link foto asli: https://www.syriahr.com/en/?p=138411

[beritaislam.org]

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Heboh, Viva Disebut Sebar Hoax Tentara Turki Maling"

Posting Komentar